Sepasang mata yang terpejam, mulut yang terkatupdan,sebuah hati yang tertutup
Masih bisa merasakan cinta
Satu cinta yang menuntut syarat untuk diungkapkan
Karna cinta tak bersyarat
Jika cinta bersyarat berarti tak ubahnya perjanjian
Padahal cinta bukanlah perjanjian
Cinta adalah keterkaitan raga menjadi satu hati walau
Tak ada satupun jiwa yang tahu
Walau tak bisa dua jiwa bersatu tapi raganya akan selalu menumbuhkan cinta dan memancarkannya pada tubuh bintang di malam hari dan bila esok tiba akan tebarur bersama sinar mentari.
“Raka itu spesial banget lho Sa,Romantis, perhatian, setia, dan yang lebih penting dia nerima aku apa adanya.”curhat Lila sahabatku saat kami masih duduk di bangku SMP, waktu itu aku “Vesalia Indah Ratnaningrum” terkagum-kagum pada pacar sahabatku itu.
“Dasar pembohong, ngakunya setia ternyata ada maen dengan anak sekolah laen, pantesan akhir-akhir ini Raka gak perhatian, gak romantis, dan selalu ngatur soal penampilanku.”curhat Lila saat Raka mutusin dia dan berpaling pada cewek laen, lagi-lagi aku “Vesalia Indah Ratnanigrum” bingung mendengar cerita sahabatku itu. Dan setelah itu Lila sahabatku membuka buku diarynya dan menuliskan sebuah puisi tapi bagiku lebih dari sebuah puisi melainkan sebuah nasehat bagi cewek yang masih awam mengenal cinta seperti aku.
Cinta menerbangkan aku jauh ke langit
Kulihat indah,sejuk,dan damai
Saat kau mengandengku melintasi langit
Tapi kenapa cinta terlalu jauh menerbangkanku
Hingga mataku gelap tak melihat apa-apa
Hanya sakit yang aku rasakan saat aku tahu
Aku Terjatuh
Pertama kali masuk SMU, guruku mengatakan kalau kami harus hati-hati duduk dibangku SMU ini, cepat atau lambat kami akan dihadapkan berbagai masalah,entah itu masalah pelajaran di sekolah, persahabatan, ataupun cinta. Aku takut mendengarnya dan aku takut menghadapi masa-masa ini, tapi lain dengan Lila sahabatku, yach…..kami memang berbeda.
“ Vesa, aku puya gebetan baru,dia istimewa.”
“ Kamu kagum atau jatuh cinta sama dia”
“ Kayaknya….cinta”
Kaget juga ndenger cerita Lila padahal baru kemaren dia ngomong ke aku :
Cinta itu nyebelin, bikin sakit, bikin ruyem,kadang membuat kita terbuai hingga berbunga-bunga tapi gak sedikit yang bikin kita kecewa dan putus asa.
“Kenapa kamu bisa jatuh cinta padanya?”
“Karna dia itu cakep,pinter,,jago maen basket,ketua OSIS dan punya karisma”
“Berarti kalau misalnya Dia kecelakaan, terus ingatannya terganggu dan kakinya patah dan gak bisa maen basket, terus otomatis dia gak bisa jadi ketua OSIS lagi dan karisma yang dia punya ilang. Apa kamu masih mencintai dia ?
Lila Terdiam, menatapku tajam tapi juga penuh curiga, sejenak ia tampak berpikir
“ Vesa, kamu tuch gak ngerti, karna kamu gak mau ngertiin soal cinta, kamu gak mau cari tahu apa itu cinta.”
“ Buat apa aku mencari cinta, toh cinta ada di belakangku bersama bayanganku, kalau aku kejar dia malah lari tapi kalau aku diem dia malah ngikutn aku.”
Aku terus nencari apa sebenarnya makna dibalik 5 huruf itu. Ya….. C-I-N-T-A, secara sengaja atau gak aku sengaja aku terus mencarinya. Lama aku diperpustakaan sekolah hingga aku temukan karya Kahlil Gibran berjudul “Risalah Cinta” kubuka lembar demi lembar dan ada sebuah kata yang sampai saat ini aku ingat.
Pertama, Cinta karna pemberian
Jika ada seseorang yang mencintai orang lain karna pemberian, yang demikian itu adalah cintanya anak kecil.
Kedua, Cinta Karna memang kekasihnya itu memiliki kemampuan yang hebat dan pantas dicintai
Yang demikian itu adalah cinta monyet, cintanya anak SMA-SMP .
Ketiga, Cinta Abadi
Adalah ketika seseorang menanyakan pada Anda :Mengapa anda mencintainya?.Anda menjawab: Saya tidak tahu kenapa saya mencintainya.
“Vesa, aku udah jadian sama
“Bukannya kamu naksir sama Si Ketua OSIS itu ‘
“Ternyata itu bukan cinta”
“Lalu kenapa kamu mencintai
“Entahlah aku tak tahu”
Aku ‘Vesalia Indah Ratnaningrum” masih tak tahu apa itu cinta.Semakin banyak aku tahu arti cinta semakin aku tak mengetahui apa itu cints.
Cinta itu anugerah terindah
Cinta itu adalah pengorbanan
Cinta itu adalah rasa hati
Semuanya benar
Cinta itu anugerah terinah yang dirasa oleh hati.
Dan harus ada pengorbanan
Tapi bagiku…..
Cinta adalah teka-teki
Tergantung siapa yang menjawabnya
Semua akan merasa benar mendiskripsikannya
Karna cinta itu…….
Sebuah teka-teki yang berisi cinta
Seperti Aku, Sahabatku, dan Teka-Teki Cinta







1 komentar:
Untuk Mbak Nietha...sebelumnya saya minta maaf karena saya ini masih amatiran lho. saya ini kalau mencintai seseorang itu berusaha untuk tidak sembrono, artinya berusaha untuk didasarkan dengan pertimbangan yang matang. Contoh; saya mencintai Rasul dan sahabat, itu saya dasari dengan semua pertimbangan dan tolok ukur yang saya punya. Pertama, saya ini tipikal karakter orang yang dibesarkan di kota Jakarta yang dimana sifat yang menyertai dan terbentuk oleh lingkungan yaitu individualis, selfis, mau menang sendiri, nyinyir kalau orang lain senang, jegal-menjegal, pokoknya yang jelek-jelek dah. Maka saat saya membaca historis yang ditorehkan Rasul dan sahabat saya terpukau...inipun bukan sekali dua saya berusaha membuktikan keberadaan mereka. Kasarnya mereka ini eksis bukan dongeng, tapi saya tetap saja merasa bahwa mereka ini dongeng seperti dongeng saat saya hendak dinina bobokan orang tua.
Kemampuan dan kehebatan mereka siapa yang meragukan, siapatah yang hendak menyangkal hatta orientalis barat sekalipun. Kalau kehebatan dan kemampuan mereka membuat saya cinta kepada mereka dan didefinisikan oleh Kahlil Gibran sebagai cinta monyet menurut saya sangat lucu (cinta monyet dalam alam pikir saya akan sirna seiring perjalanan waktu). Terlebih definisi cinta abadinya yang tidak tahu atas dasar apa dan kenapa saya mencintai seseorang. Ini adalah definisi cinta orang dungu, tolol bahkan sangat idiot. Karena nanti saya bisa saja mengarahkan semua cinta saya kepada siapapun bahkan apapun. contoh saya mencintai Sumanto (maaf lho sekali lagi)dan bila ditanyakan kenapa?, bukankah Sumanto tak ada sesuatu apapun yang bisa dibanggakan bahkan seorang kanibalis. Maka saya jawab (sesuai definisi Kahlil Gibran) "oohh...saya tidak tahu kenapa saya mencintai Sumanto. (dan saya tambahkan) inilah cinta abadi saya kepada dia seperti yang saya terima dari Kahlil Gibran seorang penulis yang saya kagumi,". Kalau seperti ini saya bisa-bisa dikatakan orang gila secara universal. Ini adalah cintanya orang idiot dan gila. Maaf lho mbak nietha sekali lagi...(hehehe sesuai dengan posting anda mengenai Maaf) Teruslah berkarya, jangan apriori dengan Kahlil Gibran. hehehe..sekali lagi maaf lho
Post a Comment